Benarkah Aplikasi Zoom Berbahaya? Fakta Tentang Aplikasi Zoom

Disaat ini dimana sarana berkomunikasi sudah sangat luas, dengan munculnya beberapa aplikasi dan juga berbagai cara yang digunakan untuk berkomunikasi dengan cara yang berbeda. Seperti yang sekarang ini sedang ramai dipakai adalah aplikasi Zoom meeting, meskipun aplikasi ini sekarang dipakai banyak orang, aplikasi Zoom ini konon ternyata tidak seaman yang orang kira. Beberapa isu keamanan yang dimana telah membayangi aplikasi yang populer ini. Siapa yang sekarang ini sangat sering memakai aplikasi Zoom ini ?Seiring juga dengan berlakunya sebuah kebijakan yang mengharuskan semua orang sekarang ini untuk melakukan physical distancing pasca pandemi virus Corona (Covid-19), berbagai macam aplikasi yang dimana dapat menunjang aktivitas Work From Home atau (WFH) tentunya banyak muncul dan juga banyak digunakan agar studi atau juga agar pekerjaan tetap produktif walaupun dilakukan secara online.

Benarkah Aplikasi Zoom Berbahaya? Fakta Tentang Aplikasi Zoom

Salah satu dari aplikasi yang sedang booming  saat ini dan juga merupakan sebuah aplikasi yang dipakai di banyak instansi perusahaan atau pun juga pendidikan ini yaitu adalah aplikasi Zoom. Lewat aplikasi ini, dimana rapat yang tentunya bisa diselenggarakan secara online via PC atau juga smartphone masing-masing. Sayangnya, dimana ada beberapa saat terakhir ini, aplikasi Zoom sekarang sedang ditimpa berbagai macam isu keamanan yang sekarang ini sangat serius. Konon, aplikasi ini sendiri yang dimana mampu menyadap semua informasi yang masuk dan kemudian mengirimkannya ke Tiongkok. Benarkah hal tersebut demikian? Nah dalam artikel ini akan dibahas beberapa fakta-fakta menarik yang ada di balik sebuah isu keamanan Zoom yang tentunya menjadi sebuah hal yang patut untuk di perhatikan kita bersama. 

Sudah Dipakai Jutaan Orang di Dunia

Sejak dirilis yaitu tahun 2011, Zoom sendiri yang dimana menjadi salah satu dari aplikasi yang baru terkenal dan juga menjadi sebuah aplikasi yang dapat digunakan banyak pengguna yaitu pada tahun 2000, bertepatan yaitu dengan sebuah pandemi virus Covid-19. Saat ini sendiri, dimana aplikasi Zoom  ini sendiri yang mengklaim sudah dipakai yaitu sekitar dari 200 juta pengguna, dengan yaitu lebih dari 100 juta meeting diselenggarakan pada setiap harinya. Tentunya tidak hanya itu saja, dalam 1 meeting aplikasi ini yang dimana diketahui bisa menampung yaitu sampai dengan 100 peserta sekaligus. Tentunya tidak kebayang beta besarnya dan juga banyaknya kapasitas yang mampu dan dapat ditampung oleh aplikasi ini.

Isu Keamanan Mulai Jadi Bahasan Serius

Seiring juga dengan melonjaknya jumlah pengguna, maka dimana salah satu dari topik yang menjadi sebuah perhatian bersama yaitu adalah mengenai sebuah isu keamanan yang ada. Beberapa pakar siber, yang dimana baik dalam maupun juga yang ada di luar negeri, mulai mempertanyakan  tentang sebuah sistem keamanan yang tentunya dapat digunakan pada sebuah layanan aplikasi  Zoom. Dimana salah satunya yang menjadi sebuah mempermasalahkan kenapa aplikasi sekelas Zoom ini sendiri yang tidak memiliki sebuah enkripsi end-to-end layaknya sebuah aplikasi chatting yang ada di Android yang dimana paling aman yang ada sejauh ini. Dalam kasus Zoom, dimana kunci enkripsi sendiri yang kemudian sudah mulai disimpan oleh servernya sendiri, sehingga nantinya secara teknis Zoom yang tentunya juga bisa saja membuka dan juga dapat mengintip semua isi dari komunikasi pengguna Zoom.

Data Pengguna Dikirim ke Tiongkok

Salah satu yang dimana menjadi sebuah topik serius yaitu adalah  mengenai keamanan Zoom Cloud Meetings. Dengan ditemukannya sebuah temuan yang juga sangat mengejutkan dari Citizen Lab bahwa Zoom  sendiri yang dimana menjadi sebuah aplikasi yang telah membuat rute informasi dari AS untuk ditransfer ke berbagai situs informasi yang ada Tiongkok. Para peneliti yang dimana juga nantinya akan dapat mengumumkan sebuah penemuan mereka, bahwa selama uji coba yang dimana melakukan sebuah video conference yang ada dari Amerika ke Kanada, enkripsi dan juga kunci dekripsi mereka yang dialihkan melalui Transport Layer Security (TLS) yaitu dari server Zoom yang terletak di kota Beijing. Maka tak heran, para peneliti sekaligus juga publik yang dimana menyatakan kekecewaannya. CEO Zoom, Eric S. Yuan, yang dimana dirinya juga menyatakan bahwa hal tersebut bukan hal normal dan tentunya terjadi karena pengaruh penggunaan server yang cukup tinggi.

Ada Kemungkinan “Ditunggangi” Malware Berbahaya

Para peneliti yang ada di dalam di Trend Micro juga yang diman dirinya menemukan bahwa aplikasi Zoom ini sendiri kemungkinan besar ditunggangi malware yang sangat berbahaya yang dimana tentu saja bisa saja masuk dan juga mencuri data pribadi pengguna. Tidak hanya itu saja, ada kemungkinan yang dinamakan virus malware ini sendiri yang akan memengaruhi sistem komputer yang anda gunakan sehingga nantinya akan mengalami error atau juga akan mengalami hang. Maka dari itu, untuk dapat mencegah hal-hal yang  nantinya tidak diinginkan terjadi, anda yang dimana tentunya juga dapat mendownload aplikasi anti virus PC terbaik yang dapat anda gunakan untuk komputer anda.

Ancaman “Zoom Bombing”

Tidak hanya itu saja para pakar siber saja yang dimana mereka berbicara, namun FBI pun juga ikut berkomentar dalam hal ini. Mereka yang dimana juga ikut menyatakan bahwa terjadi fenomena “Zoom Bombing”, di mana hacker atau juga peretas bisa menyusup tiba-tiba ke dalam video conference manapun yang mereka mau. Bahkan yang dimana tidak hanya itu, mereka yang nantinya juga akan melakukan berbagai macam keonaran, mulai dari meneriaki cercaan dan juga kemudian ancaman yang bernada rasial hingga juga mengirimkan konten-konten yang berisi porno.

Hal itu juga yang dimana nantinya akan dapat menjadi sebuah hal yang disebabkan oleh Zoom yang ada dan juga dapat diakses dengan menggunakan sebuah URL berbasis dengan nomor pendek, yang sayangnya, dapat dengan mudah untuk dapat dibuat dan juga mudah untuk dapat ditebak oleh hacker atau juga para peretas. Mereka pun yang dimana mengatakan, bila publik yang tidak nyaman menggunakan Zoom, mereka yang dimana bisa menggunakan aplikasi meeting online terbaik yang lainya. 

Video Conference yang Bocor 

Salah satu dari berita yang dimana sempat viral beberapa saat lalu adalah sebuah temuan The Washington Post mengenai tentang ribuan video conference aplikasi Zoom yang kemudian bocor ke publik. Video-video yang seharusnya rahasia tersebut seperti terapi online, rapat perusahaan, hingga juga sebuah percakapan pribadi yang dimana bisa dilihat dengan bebas di platform video streaming seperti halnya di Vimeo dan juga Youtube. Konon, hal ini yang dimana bisa terjadi karena Zoom menamai setiap rekaman dengan nama yang biasanya identik dan disimpan tanpa sebuah pengamanan password di sistem cloud Amazon Web Service atau (AWS).

Itulah beberapa fakta menarik tentang aplikasi meeting online Zoom. Dimana aplikasi tersebut masih banyak digunakan khususnya pada sekarang ini saat sedang terjadinya pandemi. Namun melihat beberapa fakta menarik di atas, tentunya anda yang juga harus hati-hati dalam menggunakan aplikasi tersebut.